Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 April 2011

Bentrok dengan TNI - Warga Kebumen Luka Tembak


Warga berusaha menghalangi TNI masuk ke kampung mereka

VIVAnews - Puluhan warga Urut Sewu, Desa Sentrojenar, Kecamatan Bulus Pesantren, Kebumen, Jawa Tengah, bentrok dengan sejumlah personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada Sabtu 16 April 2011 siang. Belasan warga diduga kena tembak.

Salah satu warga yang selamat dari bentrokan itu bercerita kepada VIVAnews.com bahwa peristiwa tersebut mulai terjadi ketika warga memblokir jalan masuk kampung mereka. Warga menolak TNI memakai kampung mereka sebagai tempat latihan.

"Kejadiannya itu, tentara mengangkati kayu-kayu (penghalang) itu," kata Solihin (bukan nama sebenarnya), salah satu warga yang berhasil selamat dari peristiwa itu, bercerita melalui sambungan telepon.

Sejumlah warga kemudian berusaha tetap duduk atau berdiri di jalan berusaha menghalangi tentara masuk kampung mereka. Namun, Solihin bercerita, warga mulai dipukuli dengan kayu. "Juga, mereka mulai menembaki," kata Solihin.

Solihin pun turut terkena pukulan kayu dan diinjak. Namun, sikapnya yang defensif menyelamatkannya, sehingga kemudian bisa pergi meninggalkan kampungnya menyelamatkan beberapa rekannya yang terkena tembakan peluru karet.

Warga seperti Solihin mengaku sudah memprotes TNI Angkatan Darat dari Kodam IV/Diponegoro memakai tanah mereka sejak 1980-an untuk latihan.
"Mereka habis latihan, tanaman kami rusak, tak pernah ada ganti rugi," katanya. "Buah petani rusak, hancur, padahal penghidupan kami dari sana," kata Solihin yang saat dihubungi sedang berada di Rumah Sakit Kebumen itu.

Solihin menyebut, warga yang terluka dilarikan ke Rumah Sakit Kebumen, Puskesmas terdekat dan Rumah Sakit PKU Gombong yang berjarak 10 kilometer dari lokasi. "Mungkin ada belasan orang yang kena tembak," katanya.

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Markas Besar TNI Laksamana Muda Iskandar Sitompul menyatakan, soal kasus ini silakan ditanyakan pada Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal Wiriantoro. Saat dihubungi melalui telepon, Wiriantoro membalas dengan pesan singkat sedang berada di luar negeri dan meminta dihubungi melalui pesan singkat pula.

Saat ditanyakan mengenai kejadian di Kebumen ini, Wiriantoro menyatakan baru tahu. "Mau cek dulu," katanya. (art)

Kamis, 14 April 2011

Undip Mendominasi Peserta ON MIPA Jateng ke Tingkat Nasional Tahun 2011

Semarang.undip.ac.id- Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON MIPA) Bidang Lomba Matematika, Kimia, Fisika dan Biologi Tingkat Universitas Diponegoro Tahun 2011 dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2011 di Dekanat Fakultas MIPA, diikuti 259 mahasiswa dari Fakultas MIPA, Teknik, PIK dan FKM.Peringkat 7 terbaik masing-masing Bidang (28 mahasiswa) dari seleksi ON MIPA Tingkat UNDIP dikirim mengikuti Seleksi Tahap II (Wilayah Jawa Tengah) yang dilaksanakan oleh KOPERTIS Wilayah VI pada tanggal 30-31 Maret 2011 di IKIP PGRI Semarang.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Kemdiknas melalui Surat Nomor:  0531/E3.4/2011 tanggal 6 April 2011, sebanyak 14 mahasiswa dari Jawa Tengah lolos mengikuti ON MIPA Tingkat Nasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 April s.d 2 Mei 2011 di Bandung. 5 mahasiswa dari 14 mahasiswa dari Jateng adalah mahasiswa Undip. Mereka akan akan mewakili Jateng pada bidang Fisika dan Kimia. Bidang Fisika terdiri dari Ibnu Fauzan Al Aula dari Fakultas Teknik, Muh. Yasin Yunus Bin IC, Frangki Leko, dan Galih Candra Kusuma dari Fakultas MIPA  serta Untuk Bidang Kimia Veronika adelina H dari Fakultas MIPA.
 Mahasiswa Undip berhasil menyisihkan peserta yang berjumlah 256 mahasiswa dari 15 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta se Jawa Tengah antara lain : UNDIP, UNNES, UNS, UNSOED, UKSW, STIPAR, UMM, UNWAHAS, UNSIQ Wonosobo, UNWIDA Klaten, UMS, UNMUH Purwokerto, UNMUH Purworejo, IKIP PGRI Semarang dan UPS Tegal.
 Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Drs. Warsito SU mengatakan bahwa, “Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (Matematika, Kimia, Fisika dan Biologi) Tahun 2011, merupakan program Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti Kemdiknas yang bertujuan untuk Mendorong peningkatan kemampuan akademik dan memperluas wawasan mahasiswa, Memberikan masukan untuk perbaikan pendidikan di perguruan tinggi, khususnya dalam bidang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi, Mendorong peningkatan kualitas dan memperluas wawasan staf pengajar, Mendorong mahasiswa untuk lebih mencintai bidang Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi, serta Menjadi sarana promosi dan meningkatkan daya tarik Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi di tengah-tengah masyarakat”. (IR)

Sumber: http://www.undip.ac.id/index.php/undip-mendominasi-peserta-on-mipa-jateng-ke-tingkat-nasional-tahun-2011.html

Beasiswa Unggulan Sukseskan Pengiriman Delegasi Undip ke London

Semarang.undip.ac.id- Universitas Diponegoro (Undip) baru-baru ini mengirimkan sepuluh mahasiswanya ke London, Inggris, untuk berpartisipasi dalam London International Model United Nations (LIMUN) XII pada 9-19 Februari lalu. LIMUN merupakan MUN terbesar di Eropa yang diselenggarakan tiap tahunnya oleh Imperial College. Pada ajang ke-12 tahun ini, LIMUN diikuti oleh 1000 delegasi dari berbagai universitas yang tersebar di seluruh dunia.

Para mahasiswa yang menjadi delegasi Undip tersebut terdiri dari Rizky Yulianisa (Fak. Ekonomi), Hanindya Prasojo, M. Rizki Febrianto, Narottama Tunjung Hariwangsa (Fak. Kedokteran), Anindya Nastiti Restuviani, Dinindya Lintang, Erlangga Kristanto, Pulung Widhi (Fak. Hukum), Ary Adiati (FISIP), dan Age Ayu Merdiani (Fak. Psikologi).  Pengiriman delegasi ini didukung oleh Beasiswa Unggulan, Biro Kerjasama Luar Negeri, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas).
Model United Nations (MUN) adalah sebuah simulasi sidang PBB dimana mahasiswa dari berbagai lembaga pendidikan dari seluruh dunia bertemu untuk mendiskusikan tantangan terbesar yang dihadapi dunia saat ini, mulai dari bidang kedamaian internasional dan keamanan, hingga ekonomi dan kemajuan sosial serta hak asasi manusia. Dalam simulasi sidang PBB tersebut, para delegasi Undip yang merupakan satu-satunya wakil dari Indonesia berperan sebagai negara Australia. Masing-masing dari mereka ditempatkan dalam komisi yang berbeda-beda dengan spesifikasi isu tertentu, yakni Economic and Finance (ECOFIN), World Health Organization (WHO), Economic and Social Council (ECOSOC), United Nations on Drugs and Crime (UNODC), Social, Humanitarian, and Cultural (SOCHUM), Special Political and Decolonization (SPECPOL), United Nations Development Program (UNDP), United Nations Environmental Program (UNEP), Disarmament and International Security (DISEC), dan UN High Commissioner for Refugees (UNHCR).
Age Ayu Merdiani salah satu delegasi menceritakan pengalamannya, bahwa “pada hari pertama, delegasi diberikan penjelasan mengenai peraturan dan prosedur dalam mengikuti ajang ini, yang dilanjutkan dengan upacara pembukaan”. “Kemudian dilanjutkan dengan diskusi tiap-tiap komite dan debat formal pada hari- hari berikutnya. Para delegasi melakukan negosiasi dan kompromi dengan para delegasi lain dalam tiap-tiap komite guna membela kepentingan Australia, negara yang direpresentasikannya” jelasnya.
Bersama dengan delegasi yang mewakili negara-negara aliansi Australia, mereka membuat working paper yang berisi gagasan-gagasan untuk dapat memecahkan persoalan yang menjadi topik agenda dalam tiap-tiap komite. Dalam mengerjakannya, para delegasi harus dapat bernegosiasi dengan delegasi lain agar kepentingan negara yang diwakilinya dapat terakomodir dalam solusi yang disepakati. Pada sesi terakhir, para delegasi Undip berhasil memasukkan kepentingan Australia dalam draft resolution dari tiap-tiap komite mereka. Pada akhirnya draft resolution yang mereka tanda tangani di tiap-tiap komite memenangkan voting dan lolos menjadi resolusi.
Para Delegasi Undip khususnya mengaku merasa bangga dapat memperoleh pengalaman berharga di tingkat internasional seperti dalam ajang LIMUN ini. Banyak pelajaran berharga yang mereka peroleh, diantaranya kemampuan untuk bernegosiasi, berdebat, drafting, public speaking dan terutama kemampuan untuk dapat melihat suatu persoalan besar dari berbagai sudut pandang yang berbeda. Hal ini sejalan dengan tujuan diadakannya ajang ini, yaitu untuk membangun understanding terhadap tantangan-tantangan global yang muncul di kalangan pemuda yang kini telah menembus batas-batas latar belakang, budaya, dan kebangsaan. 
Rektor Universitas Diponegoro Prof. Sudharto P. Hadi, MES., Ph.D mengatakan bahwa “Partisipasi Undip dalam ajang internasional ini tidak terlepas dari dukungan Kemendiknas melalui program Beasiswa Unggulan”. Program Beasiswa Unggulan merupakan program yang dicanangkan oleh Kemendiknas untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia yang mendukung pembangunan. Program Beasiswa Unggulan juga mendukung universitas-universitas di Indonesia untuk dapat masuk jajaran-jajaran atas dalam World University Ranking. “Oleh sebab itu, selain dapat memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswanya, pengiriman delegasi ke ajang LIMUN XII ini diharapkan juga memberikan benefit bagi Undip sendiri. Ajang ini diharapkan akan membawa nama Undip ke lingkup internasional dan sejajar dengan universitas- universitas terbaik dunia serta mengembangkan komunitas jaringan global sehingga Universitas Diponegoro dapat menjadi selangkah lebih dekat menuju visi-nya untuk menjadi World Class University” tambahnya.

Sabtu, 02 April 2011

Delegasi FH UNDIP ke Final MCC HAM Tingkat Nasional


Bandung. Undip.ac.id-  Delegasi Fakultas Hukum Undip dinyatakan maju ke babak final National Human Rights Moot Court Competition Komar Kantaatmadja Trophy. Kepastian ini diperoleh setelah Panitia Universitas Padjajaran mengumumkan hasil nilai kumulatif babak penyisihan kompetisi yang didahului dengan presentasi kasus dan tanya jawab dengan pakar, beserta nilai pemberkasan.

Pada babak presentasi kasus yang dilangsungkan pada Selasa (22/3) di Gedung Rektorat Unpad, delegasi  Fakultas Hukum Undip memperoleh nilai tertinggi diantara seluruh peserta. Delegasi FH Undip yang diwakili oleh Nurmansyah Dwisurya dan Chikita Kharisma Poetri memperoleh nilai 902, disusul Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan nilai 880,5 memperoleh posisi dua terbaik di Chamber 2. Sedangkan Universitas Indonesia dengan nilai 851, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan nilai 741 merebut dua tempat terbaik di Chamber 1. Dua terbaik di setiap chamber akan maju ke babak final four yang akan digelar pada pertengahan April 2011.

Dosen Pendamping delegasi MCC Aditya Yuli S, SH, MH menyatakan bahwa Lolosnya delegasi FH Undip ke final ini menunjukkan konsistensi prestasi delegasi FH Undip yang selalu masuk final pada setiap kompetisi Peradilan Semu HAM yang diikutinya.

“Kalau pada dua edisi terakhir kita menduduki Juara II dan Juara III, semoga kali ini titel terbaik di kompetisi ini bisa diraih" tambah Adit

"Berdasarkan penjumlahan nilai babak penyisihan yang diumumkan hari ini, posisi peserta final four tak bergeser. Undip, UI, UGM dan UPH tetap melangkah ke babak final yang akan melangsungkan babak simulasi persidangan kasus pelanggaran HAM yang berat." ujar Adit.

"Hasil selengkapnya setelah dijumlahkan dengan nilai pemberkasan adalah sebagai berikut : Universitas Indonesia (2206), Universitas Diponegoro (2102), Universitas Pelita Harapan (1925,5), Universitas Gadjah Mada (1681)" Katanya. (R)


Game Terbaru 2011


Games Terbaru 2011 – Berita Terbaru, Games memang tidak akan pernah mati bagi para pecinta game, karena dengan bermain game dapat menghilangkan stress dan penat. Memasuki awal tahun ini, banyak sekali games yang dirilis. Bagi para pecinta game yang sedang mencari atau sekedar ingin tahu games terbaru pada tahun ini, di bawah ini adalah daftar games terbaru 2011 yang dianggap seru dan menarik untuk anda mainkan.



  1. Crysis 2. Nama Crysis mungkin sudah tidak asing di kalangan gamer PC. Ya, game ini menawarkan pengalaman bermain yang menarik karena kualtas grafisnya yang luar biasa. Konon versi kedua game ini siap dimainkan pada 2011 nanti dengan segudang pembaharuan.
  2. Killzone 3. Killzone 3 merupakan game First Person Shooter (FPS) yang paling dinanti oleh gamer PlayStation 3 di 2011. Game garapan Guerrilla Games ini dijanjikan bakal dalam modus 3 dimensi dan kompatibel dengan PlayStation Move.
  3. Uncharted 3. Game ini menawarkan sebuah petualangan keliling dunia yang dilakoni oleh dua tokoh utama, Nathan Drake dan Victor Sullivan. Game ini dijadwalkan rilis pada November 2011 untuk versi PlayStation 3.
  4. Mass Effect 3. Seri Mass Effect memang selalu digandrungi oleh para gamer, mulai dari alur cerita yang menarik, kualitas grafis yang mengagumkan, hingga sistem permainan yang unik kerap memikat para gamer. Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, Mass Effect 3 siap menyambangi gamer di penghujung 2011.
  5. Little Big Planet 2. Game yang dirancang khusus untuk PlayStation ini memang menawarkan sistem permainan yang unik. Media Molecule, pengembang Little Big Planet, bahkan percaya game ini bisa menjadi sebuah platform baru. Awalnya dijadwalkan pada November 2010, namun Little Big Planet 2 diundur hingga Januari 2011.
  6. Mortal Kombat. Meski seri sebelumnya kurang begitu sukses di pasaran, namun versi terbaru Mortal Kombat menawarkan sistem berkelahi yang seru, menantang, dengan animasi yang luar biasa. Jadi tidak heran jika kehadirannya cukup dinanti di 2010.
  7. Gears of War 3. Pada seri kali ini Epic Games bakal menambahkan modus permainan baru bertajuk Beast mode. Modus ini memungkinkan pemain berperan sebagai Locust untuk membantai para tentara manusia. Gears of War 3 dijadwalkan rilis pada penghujung 2011.
  8. Resistance 3. Game fiksi ilmiah ini mengambil era 1957 sebagai latar belakang permainannya. Melihat versi sebelumnya yang sempat mendulang kesuksesan, versi terbaru ini pun diduga bakal meraup angka penjualan yang cukup tinggi.
  9. Elder Scrolls V. Butuh waktu cukup lama bagi Bethesda Softworks untuk mengembangkan seri kelima Elder Scrolls. Game ini rencananya bakal dirilis pada Februari 2011 untuk PS3, Xbox 360 dan PC.
  10. Rage. Meski sudah mulai terdengar sejak 2007 silam, namun game ini baru akan dirilis pada September 2011. Rage dianggap sebagai penerus kesuksesan Doom 3 yang sempat berjaya pada beberapa waktu lalu.
  11. Deus Ex: Human Revolution. Melalui sebuah video trailer yang diberedar di YouTube, Deus Ex: Human Revolution tampaknya bakal menyajikan sistem permainan yang menarik. Game ini rencananya bakal beredar untuk PS3, Xbox 360 dan PC pada April 2011.

10 Hewan Predator Berbahaya

Jaguar merupakan sejenis kucing besar yang tergolong dalam genus Panthera. Binatang ini merupakan kucing liar ketiga setelah harimau dan singa, dan juga merupakan kucing terbesar di belahan Barat. Binatang ini meliputi wilayah Meksiko utara, melintasi Amerika Tengah hingga ke Paraguay dan Argentina utara dan selatan.
Jaguar biasa ditemukan di bumi bagian barat. Predator ini berukuran cukup besar dan memiliki gerakan yang cepat. Sebenarnya, jaguar cukup jarang menyerang manusia. Namun, ketika habitatnya diusik, cakar dan gigi jaguar yang tajam akan mencabik-cabik Anda dalam beberapa detik saja.

Buaya muara atau buaya bekatak (Crocodylus porosus) adalah sejenis buaya yang terutama hidup di sungai-sungai dan di laut dekat muara. Daerah penyebarannya dapat ditemukan di seluruh perairan Indonesia. Moncong spesies ini cukup lebar dan tidak punya sisik lebar pada tengkuknya. Sedang panjang tubuh termasuk ekor bisa mencapai 12 meter seperti yang pernah ditemukan di Sangatta, Kalimantan Timur.
Buaya muara dikenal sebagai buaya terbesar di dunia, jauh lebih besar dari Buaya Nil (Crocodylus niloticus) dan Alligator Amerika (Alligator mississipiensis). Penyebarannya pun juga "terluas" di dunia; buaya muara memiliki wilayah perantauan mulai dari perairan Teluk Benggala (Sri Lanka, Bangladesh, India) hingga perairan Polinesia (Kepulauan Fiji dan Vanuatu). Sedangkan habitat favorit untuk mereka adalah perairan Indonesia dan Australia.



Hiu Putih merupakan hiu purba dan melegenda di seluruh dunia. Banyak sekali penelitian yang dilakukan terhadap hiu ini tapi hasilnya tetap saja MISTERI.
Hidup di kedalaman laut. Hiu putih raksasa biasanya tinggal dekat permukaan air. Namun para ahli pernah menemukan hiu ini yang berada di kedalaman 1280 meter dari permukaan laut.
Hiu terpanjang. Hiu putih raksasa terpanjang pernah ditemukan di perairan Malta dan Australia Selatan. Panjangnya tak kurang dari 7 meter, dan umurnya sekitar 30 tahun.
Bermain-main dengan mangsa. Ikan hiu putih raksasa gemar bermain-main ketika berburu. Jika mendapat mangsa burung penguin, burung ini akan diserang dari bawah air dengan kecepatan tinggi. Setelah terluka, burung penguin akan dilemparkan berulang kali dengan keras sebagai semacam permainan, terutama bagi ikan hiu putih yang masih berusia muda.
Predator utama di laut. Hiu putih raksasa adalah predator utama di lautan. Makanannya mulai dari hiu lainnya, ikan pari, penyu, burung camar dan penguin, lumba-lumba, paus hingga kerang, cumi-cumi dan kepiting. Bahkan, hiu putih raksasa pun memakan bangkai dan sampah!
Di lautan, hiu putih raksasa dikenal sebagai hewan pemangsa yang ulung. Ia akan menyergap mangsanya langsung dari bawah air dengan kecepatan tinggi, tanpa memberi kesempatan mangsanya untuk melawan. Bahkan, setelah terluka, mangsa itu tak jarang menjadi bahan permainan oleh hiu-hiu putih berusia muda. Ikuti proses berburu hiu putih raksasa, mulai dari mengintai, memburu hingga menyergap mangsanya.


Singa (Sansekerta: Siṃha) atau dalam nama ilmiahnya Panthera leo adalah seekor hewan dari keluarga felidae atau genus kucing. Singa merupakan hewan yang hidup dalam kelompok. Biasanya terdiri dari seekor jantan dan banyak betina. Kelompok ini lantas menjaga daerah kekuasaannya. Berat Singa kurang lebih antara 150 kg (betina) dan 225kg (jantan). Umurnya antara 10 sampai 15 tahun di hutan. Tetapi jika dipelihara bisa sampai 20 tahun.
Singa betina jauh lebih aktif dalam berburu, sedangkan Singa jantan lebih santai dan selalu bersikap menunggu dan meminta jatah dari hasil buruan para betinanya. Singa jantan dipercaya lebih unggul dan perkasa dibandingkan dengan kucing-kucing besar lainnya,tetapi kelemahan singa ialah tidak bisa memanjat pohon sebagus kucing-kucing besar lainnya. Singa jantan di tumbuhi bulu tebal disekitar tengkuknya, hal ini lebih menguntungkan untuk melindungi tengkuknya, terutama dalam perkelahian bebas antara kucing besar, yang terkenal dengan selalu menerkam tengkuk untuk melumpuhkan musuhnya. Kucing besar lainnya, seperti Cheetah dan Macan Tutul memiliki ukuran tubuh jauh lebih kecil dibanding Singa.
Singa juga sama saja dengan Harimau, yang walaupun berasal dari keluarga yang sama, Singa suka untuk berenang, berbeda dengan kucing yang takut dengan air, apalagi berenang.
Singa yang terkenal di dunia adalah Bongo.Bintang film George.Bongo adalah singa paling jinak.Sayang,Bongo meninggal karna sakit paru-paru. Singa-singa lazimnya menghuni di savana dan di padang rumput, walaupun haiwan ini juga menghuni di belukar dan hutan.
Singa-singa liar kini wujud di Asia dan kawasan sub-Sahara di Afrika, dengan saki-baki yang sangat terancam terdapat di kawasan-kawasan barat laut India. Singa-singa telahpun lama pupus di benua Afrika Utara, Timur Tengah, dan Asia Barat sejak dari awal-awal lagi. Sehingga akhir zaman Pleistosen (kira-kira 10,000 tahun dahulu), singa adalah mamalia daratan besar yang paling banyak, selain daripada manusia. Ketika itu, singa-singa boleh ditemui di kebanyakan kawasan Afrika serta juga di kebanyakan Eurasia dari Eropah barat sehingga ke India, selain daripada di kawasan jambatan darat Bering dan di Amerika dari Yukon hingga ke Peru. Singa merupakan antara haiwan "wajib" di zoo.


Ular sendok atau yang juga dikenal dengan nama kobra adalah sejenis ular berbisa dari suku Elapidae. Disebut ular sendok (Jw., ula irus) karena ular ini dapat menegakkan dan memipihkan lehernya apabila merasa terganggu oleh musuhnya. Leher yang memipih dan melengkung itu serupa bentuk sendok atau irus (sendok sayur).
Istilah kobra dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Inggris, cobra, yang sebetulnya juga merupakan pinjaman dari bahasa Portugis. Dalam bahasa terakhir itu, cobra merupakan sebutan umum bagi ular, yang diturunkan dari bahasa Latin colobra (coluber, colubra), yang juga berarti ular. Ketika para pelaut Portugis di abad ke-16 tiba di Afrika dan Asia Selatan, mereka menamai ular sendok yang mereka dapati di sana dengan istilah cobra-capelo, ular bertudung. Dari nama inilah berkembang sebutan-sebutan yang mirip dalam bahasa-bahasa Spanyol, Prancis, Inggris dan lain-lain bahasa Eropa.
Ular sendok dalam bahasa Indonesia merujuk pada beberapa jenis ular dari marga Naja. Sedangkan ular king-cobra (Ophiophagus hannah) biasanya disebut dengan istilah ular anang atau ular tedung.


Harimau putih sering disebut sebagai harimau bengal. Di balik predikatnya sebagai kucing terindah di dunia, harimau bengal sangat berbahaya. Harimau ini dapat ditemui di Bangladesh, Nepal, dan India. Namun, jumlah harimau putih ini semakin berkurang akibat campur tangan manusia dalam melakukan perburuan.



Serigala abu-abu atau serigala adalah binatang mamalia karnivora. Serigala abu-abu mempunyai asal-usul yang sama dengan anjing luar negeri dari keluarga Canis Lupus melalui bukti pengurutan DNA dan penyelidikan genetika. Beberapa jenis anjing juga memiliki bentuk fisik yang mirip dengan serigala, contoh anjing jenis Siberian Husky dan Samoyed. Secara umum, serigala mempunyai tinggi sekitar 60cm sampai 80cm (26-32 inci) dan berat sekitar 23-59 kilogram.Serigala,sering berburu di malam hari.Serigala sering melolong pada malam hari.


Komodo, atau yang selengkapnya disebut biawak komodo (Varanus komodoensis), adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara. Biawak ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat ora.
Termasuk anggota famili biawak Varanidae, dan klad Toxicofera, komodo merupakan kadal terbesar di dunia, dengan rata-rata panjang 2-3 m. Ukurannya yang besar ini berhubungan dengan gejala gigantisme pulau, yakni kecenderungan meraksasanya tubuh hewan-hewan tertentu yang hidup di pulau kecil terkait dengan tidak adanya mamalia karnivora di pulau tempat hidup komodo, dan laju metabolisme komodo yang kecil.[4][5] Karena besar tubuhnya, kadal ini menduduki posisi predator puncak yang mendominasi ekosistem tempatnya hidup.[6]
Komodo ditemukan oleh peneliti barat tahun 1910. Tubuhnya yang besar dan reputasinya yang mengerikan membuat mereka populer di kebun binatang. Habitat komodo di alam bebas telah menyusut akibat aktivitas manusia dan karenanya IUCN memasukkan komodo sebagai spesies yang rentan terhadap kepunahan. Biawak besar ini kini dilindungi di bawah peraturan pemerintah Indonesia dan sebuah taman nasional, yaitu Taman Nasional Komodo, didirikan untuk melindungi mereka.


Kuda nil (Latin: Hippopotamus amphibius) atau hippo (bahasa Yunani: ἱπποπόταμος, hippopotamos, dari ἵππος, hippos, "kuda", dan ποταμός, potamos, "sungai") adalah mamalia dari keluarga Hippopotamidae yang berukuran besar, herbivora, dan berasal dari Afrika sub-Sahara. Kuda nil adalah hewan darat terbesar ketiga setelah gajah dan badak putih
Kuda nil memiliki tubuh yang besar dan berat, serta kulit kelabu gelap. Mereka juga memiliki gading besar yang biasa mereka gunakan untuk mempertahankan diri dari predator. Kuda nil memiriki ciri khas tubuh yang besar, mulut dan gigi yang sangat besar, empat kaki yang pendek dan gemuk, serta badan yang hampir tidak berambut. Kuda nil dewasa memiliki berat 1.5 sampai 3 ton. Meskipun bertubuh besar dan berkaki pendek, kuda nil mampu berlari dengan cepat. Untuk jarak pendek, mereka mampu berlari secepat 30 km/jam, lebih cepat dari kecepatan lari manusia pada umumnya. Kuda nil memiliki watak agresif dan dianggap salah satu hewan paling berbahaya di Afrika.
Kerabat kuda nil yang paling dekat adalah kelompok Cetacea, seperti paus, lumba-lumba dan pesut. Selain itu kuda nil juga berkerabat dengan babi dan hewan-hewan berkuku genap lainnya.
Kuda nil tinggal di Afrika subsahara. Mereka tinggal di dan dekat air tawar, seperti danau dan sungai. Kira-kira terdapat 125 ribu hingga 150 ribu kudanil di Afrika, dan yang terbanyak berada di Zambia dan Tanzania. Kuda nil juga merupakan hewan yang populer di kebun binatang. Ancaman terhadap kuda nil diantaranya hilangnya habitat, dan perburuan liar. Kuda nil diburu untuk diambil daging dan gigi taringnya.


Beruang Kutub (Inggris: polar bear) atau beruang es atau dalam nama ilmiahnya Ursus maritimus adalah mamalia besar dalam aturan marga keluarga biologi Ursidae. Dia termasuk spesies circumpolar yang terdapat di sekitar benua paling utara bumi, yaitu benua Artik dan termasuk beruang paling karnivora di antara keluarga beruang lainnya. Beruang kutub kadang-kadang juga diklasifikasi sebagai mammalia laut.
Beruang kutub jantan memiliki berat antara 400 - 600 kilogram dan kadang-kadang dapat mencapai lebih dari 800 kg dengan tinggi mencapai lebih dari 2,5 meter. Sedangkan Beruang kutub betina hanya separuh dari berat beruang jantan dengan berat antara 200 - 300 kg dan tinggi sekitar 2 meter.[3] Beruang kutub memiliki indera penciuman yang sangat tajam. mereka dapat mencium bau bangkai ikan paus atau anjing laut dari jarak 20 mil.
Beruang kutub adalah perenang yang handal karena dapat berenang sejauh 60 mil tanpa berhenti.[5] Mereka menggunakan tungkai depannya untuk berenang dan tungkai belakang sebagai kemudi.[8] Kelenjar minyak pada kulitnya dapat meminyaki bulunya dengan baik sehingga tahan air dan membuat tubuhnya tetap kering selama berenang. Pada musim panas di Kutub Utara terutama pada bulan Mei - Juni, bulu - bulu beruang yang tebal mulai rontok untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil.

Kondisi Febri Membaik


SEMARANG - Muhammad Febriyanto, ketua kontingen Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Undip yang berhasil menjuarai 1st Vietnam International Choir Festival and Competition, kondisinya dilaporkan mulai membaik.

Meski begitu, menurut Konjen RI di Ho Chi Minh City Vietnam, Bambang S Tarsanto, di rongga kanan bawah Febri, masih terdapat angin (buble) yang harus disedot. Selain itu, di dada sebelah kanan masih terdapat penyumbatan sehingga mengakibatkan yang bersangkutan mengalami gangguan pernapasan.

"Kemarin siang (Kamis-red), pasokan oksigen yang dibutuhkannya cenderung berkurang. Pada malam hari, butuh pasokan oksigen sebesar 55% dari alat bantu pernapasan, sementara malam hari sekitar 70%," katanya, kemarin. Untuk saat ini, mahasiswa S1 Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Undip itu sedang diperiksa citiscan dan torax secara bertahap, dengan harapan diperoleh hasil pemeriksaan yang lebih akurat. "Harapannya, bisa lebih cepat untuk dipulangkan ke Tanah Air," tuturnya.

Seperti diketahui, Febri jatuh sakit dan masuk ICU setibanya di Vietnam, sehari sebelum mengikuti kompetisi paduan suara internasional karena mengalami radang paru-paru akut. Dalam perkembangannya, justru menjalar ke infeksi daerah tenggorokan dan saluran pencernaan hati, yang semakin hari justru makin parah. Akibatnya, hingga kini dia tak bisa lepas dari alat bantu pernapasan, meski secara medis, kondisinya tergolong lebih baik.

Plt Ketua PSM Undip, Meylinda Rosaputri mengatakan, Febri berasal dari keluarga kurang mampu. Orang tuanya harus berjualan roti untuk membiayai kuliahnya. Dengan kondisi ini, orang tua Febri amat shock dan stres karena tidak mampu membayar biayai perawatan di rumah sakit.

"Karena itu, kami mengadakan penggalangan dana semaksimal mungkin sejak tiga hari lalu. Seluruh anggota PSM Undip menggalang bantuan, baik secara langsung kepada para mahasiswa atau masyarakat di jalan-jalan protokol, juga melalui media sosial seperti facebook dan twitter. Harapannya agar masyarakat luas terketuk hatinya untuk turut membantu demi kesembuhan Febri," tuturnya.


Bantuan Alumni

Para alumni PSM yang tersebar di seluruh Indonesia, kata dia, sudah dihubungi perihal keadaan Febri. Tak sedikit dari mereka yang terketuk hatinya, lantas menyalurkan bantuan melalui rekening Bank Mandiri 1360006651951 atas nama Kumala Sari, BCA 2520867930 atas nama Aldila Hapsari, atau Bank BTN 0017501560000260 antas nama Sumunaringsih SSos.

"Meski jumlah dana yang berhasil dikumpulkan hingga kemarin masih sekitar Rp 9 juta, tapi kami tidak akan menyerah. Febri itu anaknya baik dan berprestasi, kami tak mau dia terus menahan sakit," tutur Linda.

Rektor Undip, Prof Sudaharto P Hadi MES PhD mengungkapkan komitmennya untuk memulangkan Febriyanto hingga mendampingi pengobatannya selama di Indonesia. Pihaknya menginstruksikan kepada seluruh karyawan dan dosen di lingkungan Undip untuk turut membantu biaya perawatan Febri hingga tuntas.

"Sebab, sebagai BLU, Undip juga memiliki pedoman pengeluaran biaya. Masyarakat luas juga kami harapkan turut membantu. Untuk informasi selengkapnya silahkan menghubungi 081575353774 atau (024) 7460016," ujarnya.

Undip, kata dia, akan bertanggungjawab untuk biaya pengobatan, perawatan dan pemulangannya ke Tanah Air, baik secara institusi maupuan keswadayaan seluruh civitas academica dan alumni melalui kegiatan fundraising yang sedang berjalan.
(H70-35-Suara Merdeka)